Kamis, 12 Juni 2014

Nama              : IIS ISTIQOMAH
SEMSETER  : IV (Enam)
Fak/ Prodi      : FAI/ Bimbingan Konseling Islam

RESENSI
Judul Buku                  : Jangan Kuliah ! Kalau Gak Sukses
Judul Resensi Buku    : Jangan Kuliah ! Kalau Gak Sukses
Pengarang                   : Setia Furqon Kholid
Penerbit                       : Rumah Karya
Jenis Buku                   : Non Fiksi
Tahun Terbit                : Tahun 2009
Edisi Buku                  : Cetakan Kelima tahun 2011
Kota Terbit                  : Sumedang
Jumlah Halaman          : 184 halaman
ISBN                           : 978-602-9544-0-3

Buku best seller karangan Setia Furqon (penulis termuda se-Asia Tenggara-saat menulis buku tersebut-) ini merupakan bukun non fiksi yang berisikan tentang motivasi-motivasi bagi para mahasiswa. Buku ini tidak hanya dianjurkan dibaca oleh para mahasiswa tetapi para siswa pun di anjurkan untuk membaca buku ini. Kenapa? Karena didalam buku ini banyak sekali motivasi-motivasi yang berindikasi untuk dapat berubah, berkarya dan bahagia (seperti yang ditulis dalam buku). Motivasi-motivasi yang menyebarkan virus-virus MSP yaitu virus Mahasiswa sukses paripurna.
Didalam buku ini membahas tentang ‘hukum-hukum kehidupan’. Dimana menurut penulis hukum-hukum kehidupan itu ada 3 yaitu:
1.      Hukum kelembaman,
2.      Hukum sebab dan akibat, dan
3.      Hukum peluang.
Setiap mahasiswa dikenakan hukum-hukum tersebut. Hukum kelembaman dimaksudkan agar mahasiswa dapat mempergunakan waktu yang dimilikinya dengan sebaik mungkin. Hukum sebab dan akibat dimaksudkan agar mahasiswa dapat menimbang dahulu keputusan-keputusan yang akan diambilnya. Dan hukum peluang dimaksudkan agar mahasiswa mengambil setiap peluag sukses yang ada dihadapannya. Agar mahasiswa dapat meraih kesuksesannya dalam berbagai bidang; akademis, organisasi dan mendapatkan beasiswa (impian setiap mahasiswa). Ada lima pondasi penyongkong kesuksesan tersebut yaitu:
1.      Spiritual power,
2.      Emotional power,
3.      True financial power,
4.      Intelectual power, dan
5.      Action power.
Dalam buku ini penulis menuliskan kiat-kiat untuk mengenal diri sendiri, melejitkan potensi yang dimiliki, dan mengatasi permasalahan-permasalahan yang umum terjadi pada setiap diri mahasiswa. Permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan spiritual power, emotional power, true financial power, intelectual power dan action power. Karena, ada pepatah yang mengatakan semakin tinggi suatu bangunan maka angin yang menerpanya akan semakin kuat. Oleh karena itu di butuhkannlah pondasi yang juga kuat. Kuat bukan bearti kaku tapi kuat dimaksudkan dapat menopang tingginya bangunan, beban bangunan serta meminimalisir terjadinya kecelakaan didalam bangunan tersebut.
Selain motivasi-motivasi dan kiat-kiat sukses menjadi seorang mahasiswa, dalam buku ini pun penulis hadiahkan alamat-alamat kedutaan besar di luar negeri, daftar yayasan pemberi beasiswa dalam dan luar negeri serta informasi training centre binaan penulis yang dapat menginspirasi para pembaca semua untuk sukses.
Namun, gaya penulisan dalam buku ini sulit di pahami oleh pembaca pada umunya. Banyak kata-kata motivasi yang harus dibaca berulang-ulang agar dapat memahaminya. Penulis juga tidak menjelaskan maksud dari  kata-kata motivasi tersebut sesuai dengan materi yang disajikan. Serta penjualan buku ini yanghanya dapat di temukan di took resmi atau via telepon dan e-mail yang membuat orang-orang sebagian besar masyarakat tidak mengenal buku tersebut.

Diluar dari segala kekurangannya, buku ini layak untuk dibaca oleh setiap mahasiswa terlebih lagi mahasiswa muslim. Nilai keagaman yang terbungkus dalam buku ini serasa begitu kental. Karena, dalam buku ini disajikan penggalan-pergalan firman Allah yang akan menambahkan motivasi mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang sukses. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar